Kursus ini dirancang untuk memperkenalkan peserta pada konsep K3 di lingkungan industri manufaktur dan tindakan yang dapat diambil untuk mencegah kecelakaan dan cedera kerja. Peserta akan mempelajari tentang evaluasi risiko, pengelolaan bahan kimia, perawatan mesin, dan tata cara penggunaan APD. Kursus ini juga akan membahas tentang pentingnya pelatihan dan pengawasan kesehatan, serta tindakan darurat yang harus diambil dalam kasus kecelakaan.
Informasi Umum*
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Lingkungan Industri Manufaktur sangatlah penting untuk melindungi karyawan, lingkungan, dan masyarakat sekitar dari bahaya dan risiko yang mungkin terjadi selama kegiatan produksi. Beberapa hal yang dilakukan dalam penerapan K3 di industri manufaktur adalah evaluasi risiko, pelatihan dan sertifikasi karyawan, penggunaan alat pelindung diri, perawatan mesin, pengelolaan bahan kimia, pemantauan kesehatan karyawan, dan penanganan kecelakaan.
Target Pembelajaran*
- Memahami pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam lingkungan industri manufaktur.
- Mengetahui risiko dan bahaya yang mungkin terjadi selama kegiatan produksi di industri manufaktur.
- Mengenal tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan bahaya yang terkait dengan kegiatan produksi di industri manufaktur.
- Mampu menggunakan alat pelindung diri (APD) secara benar dan efektif dalam melindungi diri dari bahaya di lingkungan kerja.
- Mengetahui pentingnya perawatan mesin dan pengelolaan bahan kimia dalam menjaga kondisi kerja yang aman dan sehat.
Spesifikasi
Identifikasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja: Industri manufaktur harus melakukan identifikasi risiko yang mungkin terjadi dalam lingkungan kerjanya. Ini termasuk identifikasi bahaya, evaluasi risiko, dan penentuan tindakan pencegahan yang diperlukan.
Kriteria Kelulusan
Peserta diwajibkan untuk mengambil kuis dari setiap silabus yang ada di course. Tugas akhir dapat diakses jika peserta telah menyelesaikan kuis di setiap silabus dengan nilai yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70. Setelah peserta menyelesaikan kuis dan tugas akhir, maka peserta akan mendapatkan sertifikat.
Skema Penilaian
A. Kuis (80%)
Soal kuis di setiap silabus terdiri dari soal-soal pilihan ganda yang harus dijawab oleh peserta. Nilai kuis dapat diperoleh jika peserta dapat menyelesaikan kuis di setiap silabus dengansempurna. Nilai kuis setiap silabus akan diakumulasikan sebanyak 10%.
B. Tugas akhir (20%)
Tugas akhir terdiri dari satu soal analisis yang diambil dari silabus. Nilai tugas akhir dapat diperoleh jika peserta berhasil menyelesaikan tugas akhir dengan baik.
Belum ada ulasan alumni untuk kategori bintang yang dipilih.
Belum ada karya portofolio alumni yang diunggah untuk kelas ini.