Course ini akan membimbing peserta dari pemahaman dasar hingga penerapan lanjutan dalam workflow Building Information Modeling (BIM) untuk desain gedung modern. Dengan menggunakan software BIM seperti Autodesk Revit atau ArchiCAD, peserta akan mempelajari bagaimana sebuah model bangunan dapat dibangun secara digital mulai dari denah 2D, pemodelan 3D, pengaturan data objek, dokumentasi otomatis, hingga proses koordinasi lintas disiplin (arsitektur, struktur, dan MEP).
BIM adalah standar modern dalam industri desain dan konstruksi, memungkinkan proses yang lebih efisien, terintegrasi, dan akurat dibandingkan metode CAD tradisional.
Members
Enrolled
Konsultasi
KonsultasiCourse Category
certificate
5.0 AKSES SELAMANYA
Akses Selamanya
Premium Reward
Carrier Consultation
Assets & Community
Sertifikat Kelulusan
CV Guidence
Lowongan Kerja Komunitas
Informasi Umum
Course ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses perancangan dan pemodelan rumah tinggal yang estetik dan fungsional menggunakan Autodesk Revit berbasis Building Information Modeling (BIM). Melalui kombinasi teori, praktik langsung, serta evaluasi pembelajaran (Pre-Test dan Post-Test), peserta akan mempelajari konsep dasar BIM, workflow desain rumah, teknik pemodelan arsitektur, pengelolaan family, penerapan material dan visualisasi, hingga penyusunan gambar kerja yang terstruktur dan profesional.
Course ini sangat sesuai bagi siswa SMK bidang konstruksi, mahasiswa arsitektur atau teknik sipil, drafter, pemula Autodesk Revit, maupun profesional muda yang ingin memahami proses desain rumah tinggal secara digital dan terstandar. Program ini juga ideal bagi peserta yang ingin membangun portofolio desain rumah, meningkatkan kompetensi BIM dasar, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri konstruksi dan desain arsitektur modern.
1. Mengapa BIM
a. BIM menyediakan workflow “all in one”: mulai dari pembuatan denah, pemodelan 3D, analisis, dokumentasi gambar kerja, hingga koordinasi proyek, semuanya dilakukan dalam satu platform terpadu tanpa perlu berpindah aplikasi.
b. Objek parametrik & data driven memungkinkan setiap perubahan pada model otomatis diperbarui pada seluruh tampilan (denah, tampak, potongan), sehingga mengurangi kesalahan revisi manual.
c. Koordinasi lintas disiplin menjadi jauh lebih efisien, karena arsitek, struktural, dan MEP dapat bekerja pada model terhubung, melakukan clash detection, dan mencegah konflik desain yang berpotensi menyebabkan biaya tambahan.
d. Standar openBIM (IFC) membuat model dapat dibuka lintas software dan platform, sehingga memudahkan kolaborasi dalam lingkungan CDE (Common Data Environment).
e. BIM mendukung visualisasi modern, seperti rendering, walkthrough, dan keluaran 3D yang mempermudah proses presentasi ke klien atau tim konstruksi.
f. Dengan BIM, keakuratan data meningkat karena setiap elemen bangunan memiliki informasi lengkap seperti material, volume, spesifikasi teknis, dan data kuantitas.
2. Perkembangan & Konteks Teknologi
BIM menjadi fondasi utama dalam transformasi digital industri konstruksi global. Berbeda dengan workflow CAD 2D yang mengandalkan gambar manual, BIM menggunakan model informasi digital yang mencerminkan bangunan nyata secara menyeluruh, mulai dari bentuk, komponen, hingga data teknis.
Target Pembelajaran
Target Pembelajaran Course Membuat Desain Gedung Berbasis BIM:
Spesifikasi
Kriteria Kelulusan
Peserta diwajibkan untuk mengambil kuis dari setiap silabus yang ada di course. Tugas akhir dapat diakses jika peserta telah menyelesaikan kuis di setiap silabus dengan nilai yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70. Setelah peserta menyelesaikan kuis dan tugas akhir, maka peserta akan mendapatkan sertifikat.
Skema Penilaian
A. Kuis (80%)
Soal kuis di setiap silabus terdiri dari soal-soal pilihan ganda yang harus dijawab oleh peserta. Nilai kuis dapat diperoleh jika peserta dapat menyelesaikan kuis di setiap silabus dengan sempurna. Nilai kuis setiap silabus akan diakumulasikan sebanyak 10 %.
B. Tugas akhir (20%)
Tugas akhir terdiri dari satu soal analisis yang diambil dari silabus. Nilai tugas akhir dapat diperoleh jika peserta berhasil menyelesaikan tugas akhir dengan baik.