Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Wahana Plastindo dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, serta menetapkan tindakan pengendalian sesuai standar OSHA dan regulasi nasional seperti UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Studi ini mencakup aspek operasional utama, termasuk pengoperasian mesin, penanganan bahan kimia, pengangkatan beban, lingkungan kerja, dan pencegahan kebakaran. Selain itu, dilakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan dengan menetapkan sasaran K3, daftar personel pengawas, struktur organisasi K3, serta laporan hasil implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Link : https://drive.google.com/drive/folders/1SO2RL2DPN9sd10kuGLH4HpG1VPXoqR4e?usp=sharing
Analisis K3 di PT. Wahana Plastindo bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek pekerjaan dilaksanakan dengan standar keselamatan yang tinggi guna meminimalkan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Studi ini menggunakan pendekatan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, serta mengacu pada regulasi OSHA dan peraturan nasional, seperti Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja dan PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.
1. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
Analisis ini mencakup identifikasi risiko dalam berbagai aktivitas kerja, antara lain:
2. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan
Program pengawasan mencakup inspeksi rutin, evaluasi penerapan SOP, serta pelatihan pekerja terkait keselamatan kerja. Sasaran utama adalah mencegah kecelakaan kerja, meningkatkan kesadaran pekerja, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi K3.
3. Struktur Organisasi dan Personel Pengawas
Analisis ini juga mencakup peran serta personel dalam sistem pengawasan, yang terdiri dari Manajer K3, Supervisor K3, Safety Officer, Pengawas Lapangan, dan Teknisi K3. Setiap jabatan memiliki tugas dan tanggung jawab spesifik dalam penerapan sistem keselamatan.
4. Laporan Hasil Pengawasan
Evaluasi terhadap penerapan SMK3 dicatat dalam bentuk laporan inspeksi mingguan, checklist penggunaan APD, audit internal, serta dokumentasi pelatihan dan simulasi keadaan darurat.
Kesimpulannya, dengan analisis K3 ini, PT. Wahana Plastindo dapat meningkatkan sistem keselamatan kerja, mengurangi potensi kecelakaan, serta memastikan kepatuhan terhadap standar nasional dan internasional dalam pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Link : https://drive.google.com/drive/folders/1SO2RL2DPN9sd10kuGLH4HpG1VPXoqR4e?usp=sharing