AI Assistant
Detail Karya Portofolio

Efisiensi Waktu Perawatan Lori Dresin

Fajar Adzanianto Oleh: Fajar Adzanianto

Ringkasan Portofolio

Lori dresin adalah sarana perkeretaapian yang digunakan oleh seorang kepala daerah (Vice President), Wakil Kepala Daerah (Deputy Vice President) dan atau jajaran direksi lainya di lingkungan Daerah Operasi tertentu, untuk melakukan inspeksi jalan rel ataupun perjalanan dinas lainya. Mengingat pentingnya sarana tersebut,  maka dilakukanlah perawatan yang meliputi perawatan mesin, kelistrikan, dan mekanik termasuk perawatan rem lori dresin. Pada perawatan rem lori dresin,  kegiatan melepas roda lori belum tersedia alat bantu yang memadai. Selain terdapat resiko kesehatan, proses ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan adanya permasalahan ini, maka penulis melakukan inovasi sebuah alat untuk membantu melepas roda lori dresin dalam proses perawatan pengereman.

 

 

Deskripsi & Detail Proyek

Lori dresin adalah sarana perkeretaapian yang digunakan oleh seorang kepala daerah (Vice President), Wakil Kepala Daerah (Deputy Vice President) dan atau jajaran direksi lainya di lingkungan Daerah Operasi tertentu, untuk melakukan inspeksi jalan rel ataupun perjalanan dinas lainya. Mengingat pentingnya sarana tersebut,  maka dilakukanlah perawatan yang meliputi perawatan mesin, kelistrikan, dan mekanik termasuk perawatan rem lori dresin. Pada perawatan rem lori dresin,  kegiatan melepas roda lori belum tersedia alat bantu yang memadai. Selain terdapat resiko kesehatan, proses ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan adanya permasalahan ini, maka penulis melakukan inovasi sebuah alat untuk membantu melepas roda lori dresin dalam proses perawatan pengereman.

Proses pelepasan roda lori dresin sebelum adanya alat hidrauic tracker membutuhkan waktu 100 menit, terbagi dalam 2 kegiatan yaitu persiapan dan pelepasan. selanjutnya setelah adanya alat hydraulic tracker terjadi penururan waktu yang cukup signifikan, yaitu total waktu yang diperlukan dalam proses persiapan dan pelepasan adalah 30 menit. dan juga pegawai yang melakukan kegiatan tersebut terhindar dari berbagai resiko seperti back pain, gangguan pendengaran.