Program upgrade skill di bidang engineering, dari dasar hingga mahir.
Program khusus melalui platform mitra resmi dokter mekanik academy seperti Udemy, Prakerja, dan Kampus Merdeka.
Sertifikasi BNSP
Pilih pelatihan dan sertifikasi Nasional BNSP di bidang engineering, rekayasa, manufaktur, dan subsetnya
Lihat SemuaSertifikasi Internasional
Pilih pelatihan dan sertifikasi Internasional di bidang engineering, rekayasa, manufaktur, dan subsetnya
Lihat Semua
Temukan inspirasi dari hasil karya dan pengalaman para alumni dr. Mekanik Academy.
dr. Mekanik Academy tersedia di berbagai platform mitra resmi untuk memudahkan akses pelatihan Anda.
Jelajahi produk dan layanan lainnya dari ekosistem dr. Mekanik untuk solusi bisnis yang komprehensif.
Membantu kamu belajar, berkarya, dan membuat proyek engineering secara instan dan presisi!
Oleh: Angga Setiabudi
Keripik merupakan makanan ringan berupa irisan tipis yang digoreng sampai garing. Industri
keripik banyak tersebar di berbagai daerah Indonesia dan menjadi komoditi andalan mata
pencaharian masyarakat. Proses pembuatan keripik yang dilakukan oleh masyarakat khususnya
dalam proses perajang masih menggunakan peralatan konvensional yang dirasa kurang efektif.
Mesin perajang umbi dibuat berdasarkan permasalahan masyarakat sekitar yang masih
menggunakan alat pemotong konvensional untuk memotong umbi umbian, sehingga dapat
membantu mengoptimalkan produksi keripik.
Modifikasi pada alat perajang menjadi sebuah mesin perajang dapat dilakukan dengan menambahkan beberapa komponen diantaranya menggunakan tenaga motor listrik, kerangka mesin, baja karbon rendah, piringan, bearing, pisau pemotong, poros, Belt, Pulley, dan Plat stainless. Perancangan Mesin perajang umbi ini memiliki keunggulan yaitu: efisien, efektif, optimal, aman, serta ramah lingkungan. Kapasitas mesin ditentukan oleh kebutuhan industri atau berdasarkan konsumen.
Prinsip kerja mesin perajang umbi ini dimulai dengan menyalakan motor listrik dengan putaran yang stabil. Putaran yang diakibatkan oleh motor listrik akan ditransmisikan menuju pulley, dengan menggunakan v-belt untuk menggerakan poros yang terhubung dengan pisau perajang. Ketika poros berputar maka piringan tempat pisau akan ikut berputar. Proses perajang dimulai dengan memasukan singkong melalui lubang masukan, sehingga piringan pisau akan memotong singkong. Hasil dari potongan singkong akan keluar melalui tempat keluaran.
0 Orang Menyukai Karya Ini