AI Assistant
Detail Karya Portofolio

mesin bubutan dan k3 ditempat kerja

Fairuz Husnul Qonitah Oleh: Fairuz Husnul Qonitah

Ringkasan Portofolio

Mesin bubut adalah salah satu mesin perkakas paling mendasar dalam industri manufaktur yang berfungsi untuk memotong dan membentuk benda kerja silindris dengan cara memutarnya pada poros spindle, sementara alat potong (pahat) bergerak menyayat material tersebut. Karena memiliki komponen mekanis berputar dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan serpihan logam (gram) yang tajam, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

K3 adalah segala upaya untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja agar terhindar dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat.

Deskripsi & Detail Proyek

Mesin bubut adalah salah satu mesin perkakas paling mendasar dalam industri manufaktur yang berfungsi untuk memotong dan membentuk benda kerja silindris dengan cara memutarnya pada poros spindle, sementara alat potong (pahat) bergerak menyayat material tersebut.
Persiapan Benda Kerja: Pasang batang besi pada pencekam (chuck) mesin bubut secara kuat dan lurus. Bubut terlebih dahulu permukaan silinder luarnya hingga mencapai diameter nominal ulir yang diinginkan.
Membuat Alur Pembebas (Undercut): Buat alur kecil di ujung batas akhir ulir menggunakan pahat alur. Alur ini berfungsi sebagai tempat berhenti atau mundurnya pahat saat proses pemotongan ulir selesai di setiap langkahnya.
Pengaturan Garis Sumbu & Pahat: Pasang pahat ulir (misalnya pahat ulir metrik dengan sudut 60 derajat) pada rumah pahat (tool post). Pastikan ketinggian ujung pahat benar-benar setinggi titik senter benda kerja dan posisinya tegak lurus terhadap sumbu benda kerja menggunakan mal ulir (center gauge).
Mengatur Handle Transmisi (Feeding & Pitch): Atur tuas-tuas mekanik pada gearbox mesin bubut sesuai dengan tabel pitch atau jarak bagi ulir yang tertera di badan mesin (misalnya ulir M12 x 1.75). Langkah ini bertujuan agar kecepatan gerak eretan memanjang sinkron dengan putaran poros utama (spindle).
Proses penyayatan ulir
Finishing & Pengecekan: Bersihkan sisa-sisa beram besi hasil bubutan. Periksa
ketepatan profil drat tersebut menggunakan alat ukur sisir ulir (screw pitch gauge) atau langsung dicoba dengan memasangkan mur yang sesuai.