AI Assistant
Detail Karya Portofolio

PRAKTIK PELATIHAN PPC

Dolty Mellyga Wangga Paputri Oleh: Dolty Mellyga Wangga Paputri

Ringkasan Portofolio

Kegiatan praktik PPC dilaksanakan untuk mempelajari prosedur pengambilan contoh pupuk organik dan pestisida secara benar, aman, dan representatif. Kegiatan meliputi persiapan alat dan APD, identifikasi produk, pengambilan serta pengemasan contoh, pelabelan dan penyegelan, pengisian BAPC, serta penyerahan contoh ke Laboratorium BRMP untuk pengujian.

Deskripsi & Detail Proyek

Kegiatan praktik Petugas Pengambil Contoh (PPC) Pupuk Organik dan Pestisida dilaksanakan pada 14 Oktober 2026 pukul 14.00–16.00 WIB di CV Sukses Kaum Tani, Sukawening, Dramaga, Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami dan mempraktikkan prosedur pengambilan contoh pupuk organik dan pestisida secara benar, representatif, aman, dan sesuai ketentuan.

Kegiatan diawali dengan persiapan alat, penggunaan alat pelindung diri (APD), pemeriksaan surat tugas, serta penyusunan Rencana Pengambilan Contoh (RPC). Selanjutnya, dilakukan identifikasi lot dan pemeriksaan kondisi produk. Pada pupuk organik, pengambilan contoh dilakukan dari produk jadi berbentuk granul yang dikemas dalam 10 karung, masing-masing seberat 50 kg. Contoh pupuk kemudian dihomogenkan dan dikurangi menggunakan metode quartering hingga diperoleh contoh akhir sebanyak 3 kg.

Pada komoditas pestisida, dilakukan pemeriksaan identitas, label, nomor pendaftaran, masa berlaku, dan kondisi kemasan asli. Pengambilan contoh dilakukan tanpa membuka kemasan untuk menjaga keamanan dan mencegah kontaminasi. Setelah pengambilan, contoh pupuk dan pestisida dikemas, diberi label, serta disegel untuk keperluan pengujian laboratorium, arsip laboratorium, dan arsip perusahaan.

Tahap akhir meliputi pengisian Berita Acara Pengambilan Contoh (BAPC), kelengkapan dokumen administrasi, dan penyerahan contoh ke Laboratorium BRMP. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan mengenai prosedur pengambilan contoh, penerapan keselamatan kerja, pencegahan kontaminasi, serta pentingnya dokumentasi dan ketertelusuran contoh untuk menjamin keandalan hasil pengujian.