AI Assistant
Detail Karya Portofolio

ANALISIS K3 PT. WILMAR CAHAYA INDONESIA, TBK

Salwa Azahra Oleh: Salwa Azahra

Ringkasan Portofolio

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, pengertian keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Deskripsi & Detail Proyek

ANALISIS KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA (K3) 

PT. WILMAR CAHAYA INDONESIA, TBK

 

PT. Wilmar Cahaya Indonesia, Tbk adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan minyak nabati Refinery, Bleached dan Deodorized Palm Olein (RBDOL) dalam bentuk curah yang telah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI pada tahun 2008. Lokasi pabrik terletak di Kota Pontianak, Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara tepat berada dipinggiran Sungai Kapuas tempat mayoritas kegiatan operasional berlangsung. Tenaga kerja pada bagian Palm Kernel Crushing berjumlah 26 orang.

NO.

BAHAYA POTENSIAL

JENIS BAHAYA

RISIKO (KK/PAK)

RENCANA PENGENDALIAN BAHAYA

1.

FISIKA

  1. Kebisingan
  2. Getaran
  3. Pencahayaan
  4. Suhu Lingkungan
  5. Radiasi  
  • Menyebabkan pendengaran berkurang
  • Menyebabkan sindroma getaran tangan lengan
  • Penglihatan yang kabur, kelelahan mata dan sakit kepala di sekitar mata
  • Gangguan konsentrasi
  • Menyebabkan Photokeratitis & Conjungtivitis
  • Para pekerja diwajibkan memakai APD yang disediakan
  • Menggunakan sarung tangan dan sepatu agar lebih safety
  • Menambahkan ventilasi yang memadai

2.

BIOLOGIS

  1. Mikroorganisme
  • Menyebabkan virus yang dapat menurunkan imun tubuh
  • Melakukan pengecekan rutin untuk mengidentifikasi virus terhadap para pekerja 

3.

KIMIA

  1. Penggunaan Soda Kaustik
  2. Penggunaan Pajanan Debu
  3. Penggunaan Pajanan Fume
  • Menyebabkan gatal pada kulit dan merusak mata jika terkontak langsung
  • Menyebabkan gangguan pernapasan
  • Melakukan pelatihan
  • Pengurangan pajanan
  • Tanda bahaya
  • pengendalian alat pelindung diri (masker, sarung tangan)

4.

SAFETY HAZARD

  1. Terjatuh
  2. Terjepit
  • Menyebabkan luka ringan dan parah
  • Memberi tempat yang layak dan mudah diakses para pekerja
  • Selalu berhati-hati dengan menggunakan pakaian dan peralatan safety 

5.

PSIKOLOGIS

  1. Beban Kerja (jam kerja malam)
  • Membuat mata mengantuk
  • Menganggu aktivitas kerja pada tenaga kerja
  • Menyebabkan gangguan tidur
  • Membuat kebijakan jam kerja yang sesuai dan tidak melebihi jam kerja pada umumnya
  • Memperhatikan Kesehatan para pekerja dengan memberikan waktu istirahat yang cukup

6.

ERGONOMIS

  1. Posisi kerja (duduk) yang tidak ergonomis
  • Posisi duduk menekuk dapat meningkatkan risiko gangguan sendi pada otot leher dan punggung 
  • Pemberlakuan jam kerja sesuai
  • Memberi kursi kerja yang nyaman