AI Assistant
Detail Karya Portofolio

Excel Correlation & Scatter Plot Chart

Kartika Rahmah Oleh: Kartika Rahmah

Ringkasan Portofolio

Excel adalah program spreadsheet yang digunakan untuk mengorganisir, menganalisis, dan memanipulasi data dalam format tabel. Basic Excel meliputi pengenalan tentang antarmuka pengguna Excel dan dasar-dasar penggunaan formula dan fungsi Excel. Keterampilan Excel yang kuat sangat penting dalam banyak pekerjaan, terutama di bidang keuangan, akuntansi, data analisis, dan manajemen proyek. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang dasar-dasar Excel sangat penting bagi siapa saja yang ingin meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka di tempat kerja.

Deskripsi & Detail Proyek

Pengertian Excel Correlation & Scatter Plot Chart

Korelasi dalam Excel merujuk pada metode statistik untuk mengukur hubungan antara dua variabel. Dalam Excel, korelasi dapat dihitung menggunakan fungsi CORREL. Fungsi CORREL dapat menghitung korelasi antara dua set data dengan skala pengukuran numerik yang sama. 

Hasil korelasi dapat memiliki nilai antara -1 dan 1. Nilai korelasi 1 menunjukkan korelasi positif sempurna, sedangkan nilai -1 menunjukkan korelasi negatif sempurna. Nilai korelasi 0 menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara dua set data.

Dalam Excel, korelasi seringkali digunakan bersama dengan scatter plot untuk memvisualisasikan hubungan antara dua variabel. Scatter plot adalah grafik yang menunjukkan titik-titik data di bidang koordinat kartesian, di mana sumbu x dan y mewakili variabel yang sedang dianalisis. Scatter plot dapat membantu mengidentifikasi pola atau tren dalam data, serta menunjukkan apakah ada korelasi antara dua variabel.

Analisis data menggunakan Excel Correlation & Scatter Plot Chart

Disini saya menggunakan Microsoft Excel 2019. Berikut ini tahapan dalam melakukan analisis data:

Mengunduh Data 

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu unduh dataset dari Kaggle pada link berikut ini, https://www.kaggle.com/datasets/toramky/automobile-dataset.  Pastikan sudah memiliki akun pada Kaggle atau sign-in terlebih dahulu. Klik Download pada dataset tersebut.

Merapihkan Data

Berikut ini tampilan dataset yang sudah didownload. Save as file dan atur nama file serta lokasi penyimpanan sesuai keinginan.

Rapihkan data dengan memilih Menu Bar Data lalu klik Text to Coloumns > Delimited > pilih Delimeters Comma > Finish. Setelah itu, rapihkan setiap lebar kolom agar data dapat terbaca dengan baik.

Visualisasi Data Engine-size dan Price dengan Menggunakan Scatter Plot

  • Tambahkan sheet baru lalu copy kolom Engine-size dan Price
  • Blok Kolom Engine-size dan Price  lalu pilih menu Insert > Menu chart > Scatter > pilih Scatter Plot Chart.
  • Blok semua judul diagram dan ganti dengan judul yang diinginkan, disini saya menulis judul Scatter Diagram.
  • Tambahkan judul pada sumbu vertical dan horizontal diagram dengan cara double klik diagram lalu pilih tanda + dan ceklis Axis Title. Setelah itu, ganti judul sumbu vertical dengan Price dan sumbu horizontal dengan Engine-size
  • Kita juga dapat merubah latar belakang diagram dengan warna lain, yaitu dengan menggunakan fitur Fill & Line dengan lambang ember cat pada Format Area Chart. Double klik pada diagram untuk memunculkan fitur ini.
  • Klik Fill > solid fill > pilih warna yang diinginkan pada Color. Atur persentase Transparency untuk menambahkan efek transparansi pada warna.
  • Jika ingin mengubah warna Point pada diagram, caranya yaitu klik pada diagram lalu klik Chart styles atau lambang kuas dan pilih warna yang diinginkan pada Color.
  • Diagram scatter antara Engine-size dan Price sudah selesai.

Uji Korelasi Antara Engine-size dengan Price 

Untuk menghitung Korelasi dengan menggunakan rumus CORREL. Adapun rumus yang digunakan untuk mengetahui nilai korelasi antara Engine-size dengan Price  yaitu =CORREL(C2:C206;D2:D206). Hasil korelasi yang diperoleh yaitu sebesar 0,86557

Koefisien korelasi mendekati 1 dengan nilai 0,86557 yang artinya berhubungan positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar Engine-size maka semakin tinggi Price atau harga jual dari produk tersebut.

Visualisasi Data Highway-mpg dan Price dengan Menggunakan Scatter Plot

  • Tambahkan sheet baru lalu copy kolom Highway-mpg dan Price.
  • Buat diagram scatter dengan langkah yang sama seperti sebelumnya.
  • Diagram scatter antara Highway-mpg dan Price sudah selesai.

Uji Korelasi Antara Highway-mpg dengan Price 

Untuk menghitung Korelasi dengan menggunakan rumus CORREL. Adapun rumus yang digunakan untuk mengetahui nilai korelasi antara Highway-mpg dengan Price yaitu =CORREL(C2:C206;D2:D206). Hasil korelasi yang diperoleh yaitu sebesar -0,70469

Koefisien korelasi mendekati -1 dengan nilai -0,70469 yang artinya berhubungan negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin kecil Highway-mpg maka semakin rendah Price atau harga jual dari produk tersebut.

Nilai Rata-Rata pada Data Engine-size, Highway-mpg dan Price

Untuk menghitung rata-rata dapat menggunakan rumus AVERAGE. Rumus yang digunakan untuk mengetahui rata-rata pada data Engine-size yaitu =AVERAGE(C2:C206) dengan perolehan hasil yaitu 126,9, sedangkan untuk mengetahui rata-rata pada data Price yaitu =AVERAGE(D2:D206) dengan rata-rata yang diperoleh pada data price sebesar 13.207,1

Rumus yang digunakan untuk mengetahui rata-rata pada data Highway-mpg yaitu =AVERAGE(C2:C206) dengan perolehan hasil yaitu 30,8, sedangkan untuk mengetahui rata-rata pada data Price yaitu =AVERAGE(D2:D206) dengan rata-rata yang diperoleh pada data Price sebesar 13.207,1