Perpustakaan
sebagai institusi pengelola informasi merupakan salah satu bidang pengelola sumber informasi yang telah berkembang dengan pesat. Perkembangan dari penerapan teknologi informasi bisa kita lihat dari perkembangan jenis perpustakaan yang selalu berkaitan dengan teknologi informasi, diawali dari perpustakaan manual, perpustakaan terotomasi atau perpustakaan digital.
Perpustakaan Perpustakaan Fakultas sebagai sebuah perpustakaan fakultas berada pada ruang lingkup perpustakaan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dan tugas memenuhi layanan informasi kepada seluruh civitas akademika. Oleh karena itu keefektifan sistem layanan yang diterapkan perpustakaan Fakultas menjadi faktor yang paling penting dalam mencapai tujuan dan tugas perpustakaan.
Kondisi sebelum diotomasi
Solusi : Menggunakan Teknologi RFID
RFID (Radio frequency Identification) adalah teknologi terbaru yang digunakan pada sistem anti-maling di perpustakaan. tidak seperti sistem EM (Electro-mechanical) dan RF (Radio frequency), sistem berbasis RFID dapat menjadi sistem tracking buku dan sistem keamanan.
RFID merupakan kombinasi teknologi berbasis frekuensi radio dan teknologi microchip. Informasi di dalam microchips pada tag, tertempel pada buku yang dapat dibaca menggunakan RFID reader tanpa perlu orientasi dan penyelarasan seperti yang ada pada barcode. RFID reader juga dapat menjangkau jarak yang jauh sampai dengan 12 meter.
Perancangan Proyek
Fasilitas:
otomasisasi:
otomasisasi:
Stand peminjaman buku (self check-out)
Otomasisasi:
Stand pengembalian buku (self check-in)
Otomasisasi:
Staff station
Komponen yang diperlukan:
Gerbang anti-theft
Otomasisasi:
Wiring Diagram
Perancangan HMI
Proyek ini menggunakan Blynk Iot untuk membuat HMI (Human-Machine Interface) sederhana. Berikut penjelasan penggunaan HMI diatas:
0 Orang Menyukai Karya Ini