AI Assistant
Detail Karya Portofolio

Tips & Trick BMC pada Event Organizers : Tampil EO

Vadya Azhara Oleh: Vadya Azhara

Ringkasan Portofolio

Setiap event harus memiliki sesuatu yang berbeda dengan event lain. Event yang pernah diselenggarakan dapat diulangi pada kesempatan lain, misalnya event yang biasa diselenggarakan secara reguler. Tetapi, keunikan harus tetap muncul pada setiap penyelenggaraan event meskipun memiliki tema yang sama. Interaksi personal dari pengunjung merupakan kunci sukses penyelenggaraan event. Oleh karena itu, kreatif dan inovatif merupakan salah satu dasar utama dalam membuat Event. Perkembangan ide dalam sebuah bisnis juga harus diiringi dengan susunan rancangan bisnis yang tepat agar bisnis tersebut dapat terealisasi. Bisnis Model Canvas merupakan salah satu model perencanaan bisnis yang disusun dengan poin-poin singkat agar mudah dimengerti. Manfaat dari Bisnis model canvas untuk event organizers sendiri ini membantu para pemilik EOatau entrepreneur untuk memetakan dan mengkomunikasikan aspek-aspek kunci dari model bisnis mereka dengan cara yang mudah dipahami oleh banyak orang. 

Deskripsi & Detail Proyek

Bisnis model canvas atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan business model canvas (BMC) ini adalah sebuah cara bagi para pebisnis untuk merencanakan beragam ide bisnis mereka dan kemudian mengevaluasinya berdasarkan poin-poin yang ada di dalam canva bisnis ini. Hal ini sangat membantu menyusun rencana yang matang agar bisnis bisa berjalan dengan lancar. Berikut adalah 9 elemen bisnis model canvas adalah:

  • Segmentasi Konsumen (Customer Segments)
  • Proposisi Nilai Konsumen (Value Propositions)
  • Saluran (Channel)
  • Sumber Pendapatan (Revenue Streams)
  • Sumber Daya (Key Resources)
  • Hubungan Konsumen (Customer Relationship)
  • Aktivitas (Key Activities)
  • Kerja sama (Key Partners)
  • Struktur Biaya (Cost Structure)

Sembilan elemen tersebut akan membantu pemilik bisnis dalam merancang sebuah ide bisnis dengan matang agar dapat terwujud dan memberikan hasil yang diinginkan. Untuk membangun sebuah bisnis model canvas yang baik. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat bisnis model canvas yaitu :
1. Tentukan Tujuan Dari Bisnis
Sebelum mulai mengisi sembilan kotak di atas, pertama-tama harus bisa menentukan apa yang menjadi tujuan dari bisnis yang ingin dicapai. Dengan tujuan yang jelas maka proses mengisi BMC akan menjadi lebih mudah. Lalu, tentukan apa saja ragam acara yang akan Event Organizers ini sediakan. 
2. Kenali Siapa yang Menjadi Target Pasar
Untuk melakukan hal ini, dapat dilakukan segmentasi pasar. Dengan membagi calon pelanggan ke dalam beberapa kelompok dengan karakteristik tersendiri akan bisa memudahkan pemilik bisnis dalam mengenal mereka dan mengetahui apa yang diinginkan dari perusahaan atau bisnis yang ingin dijalankan. Cara ini dapat dilakukan di bagian customer segments. 
3. Tentukan Nilai yang Akan Ditawarkan
Value proposition atau penawaran nilai adalah hal dasar sebelum memulai bisnis atau merilis produk apa pun. Ini adalah konsep dasar pertukaran nilai antara bisnis dengan para pelanggan/klien. Umumnya, sebuah “nilai’ akan ditukarkan dengan uang ketika dapat menyelesaikan masalah atau pain point yang dirasakan pelanggan. Elemen-elemen didalamnya meliputi key resources, key activities, dan key partners.
4. Cari Tahu Saluran Apa yang Akan Digunakan
Harus mencari tahu saluran komunikasi yang bisa digunakan oleh bisnis untuk bisa menyampaikan nilai dan juga sarana membangun hubungan baik.  Dengan begitu akan bisa merencanakan dengan baik pesan dan bagaimana cara menyampaikannya.
5. Kenali Sumber Daya beserta Sumber Penghasilan
Sumber daya yang  dimiliki akan menjadi salah satu hal yang sangat penting ketika ingin membuat sebuah bisnis model canvas. Menentukan dan mengenali dari mana penghasilan bisa didapatkan juga akan mempermudah pemilik bisnis dalam merancang sebuah canvas bisnis. Dua hal ini akan berkesinambungan dan bekerja satu sama lain, sehingga sangat penting untuk mengenali dua hal ini.