AI Assistant
Detail Karya Portofolio

K3 Berdasarkan Standar OSHA PT Bukit Asam Tbk

Ambar Rani Priyanjani Oleh: Ambar Rani Priyanjani

Ringkasan Portofolio

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) berkaitan dengan identifikasi, pencegahan, dan pengendalian risik yang berpotensi membahayakan dan keselamatan karyawan ditempat kerja, dengan tujuan untuk kesejahteraan karyawan dan mencegah terjadinya kecelakan kerja, penyakit akibat kerja, serta kerugian fisik dan material yang mungkin terjadi.

Deskripsi & Detail Proyek

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) berkaitan dengan identifikasi, pencegahan, dan pengendalian risik yang berpotensi membahayakan dan keselamatan karyawan ditempat kerja, dengan tujuan untuk kesejahteraan karyawan dan mencegah terjadinya kecelakan kerja, penyakit akibat kerja, serta kerugian fisik dan material yang mungkin terjadi.

Salah satu penyebab kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja adalah kegagalan untuk mengidentifikasi atau mengenali bahaya yang ada pada lapangan, atau bahaya yang sebenarnya dapat dicegah di lapangan. Menurut Occupational Safety and Health 

Administration (OSHA) unsur penting dalam setiap program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang efektif adalah melaksanakan identifikasi bahaya dan risiko yang aktif dan berkelanjutan. Identifikasi bahaya dan risiko merupakan salah satu tahap perencanaan dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang diwajibkan dalam standar ISO 45001:2018 maupun standar PP No.50 Tahun 2012 terkait SMK3.

Berikut K3 berdasarkan standar OSHA pada PT Bukit Asam Tbk

Jenis Bahaya

Risiko

Rencana Pengendalian Bahaya

Fisika

Kebocoran gas, listrik, pemadaman, dan tekanan

Memastikan isntalisasi yang aman, penggunaan peralatan yang tepat, dan pengetahuan karyawan tentang potensi bahaya

Fisik

Kebisingan, vibrasi, radiasi, dan non radiasi. Pemaparan yang berlebihan akan berdampak negatif juga.

Mengendalikan dan membatasi paparan yang berlebihan dengan menggunakan alat pelindung dan perlengkapan kerja yang sesuai

Lingungan

Kualitas udara, suhu, kelembaban, dna ventilasi

Memastikan bahwa lingkungan kerja tidak membahayakan kesehatan karyawan, seperti udara berbahaya, dan bahan beracun lainnya

Keamanan

Kecelakan kerja, kebakaran, atau bahkan ledakan

Memastikan alat pemadam yang memadai, memperhatikan alat-alat keselamatan kerja lainnya juga