Program upgrade skill di bidang engineering, dari dasar hingga mahir.
Program khusus melalui platform mitra resmi dokter mekanik academy seperti Udemy, Prakerja, dan Kampus Merdeka.
Sertifikasi BNSP
Pilih pelatihan dan sertifikasi Nasional BNSP di bidang engineering, rekayasa, manufaktur, dan subsetnya
Lihat SemuaSertifikasi Internasional
Pilih pelatihan dan sertifikasi Internasional di bidang engineering, rekayasa, manufaktur, dan subsetnya
Lihat Semua
Temukan inspirasi dari hasil karya dan pengalaman para alumni dr. Mekanik Academy.
dr. Mekanik Academy tersedia di berbagai platform mitra resmi untuk memudahkan akses pelatihan Anda.
Jelajahi produk dan layanan lainnya dari ekosistem dr. Mekanik untuk solusi bisnis yang komprehensif.
Membantu kamu belajar, berkarya, dan membuat proyek engineering secara instan dan presisi!
Oleh: Hany Yorenta Oktarani Pradita
Pengukuran adalah proses atau metode untuk menentukan atau memperoleh nilai numerik atau kuantitatif dari suatu besaran atau karakteristik tertentu. Tujuan pengukuran adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terukur mengenai jumlah, ukuran, atau kualitas suatu objek.
Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat atau instrumen yang sesuai dan metode yang tepat. Hasil pengukuran biasanya dinyatakan dalam satuan yang telah ditetapkan dan dapat dibandingkan dengan standar atau referensi yang ada. Contohnya, dalam pengukuran panjang, kita menggunakan penggaris atau mistar untuk mengukur jarak antara dua titik dan menghasilkan nilai dalam satuan panjang seperti meter atau sentimeter.
Pengukuran memiliki beberapa karakteristik penting, yaitu:
Objektivitas: Pengukuran sebaiknya tidak tergantung pada penilaian subyektif individu. Dalam pengukuran yang baik, harus ada konsistensi dan keseragaman dalam proses pengukuran sehingga hasilnya dapat diandalkan.
Akurasi: Pengukuran yang akurat adalah pengukuran yang mendekati nilai yang sebenarnya atau nilai yang diharapkan. Akurasi penting untuk memastikan bahwa hasil pengukuran memberikan informasi yang benar dan berguna.
Presisi: Presisi mengacu pada tingkat ketelitian atau pembagian terkecil yang dapat diukur oleh instrumen. Semakin tinggi presisi instrumen, semakin rinci informasi yang dapat diperoleh dari pengukuran.
Replikabilitas: Pengukuran yang baik harus dapat direplikasi atau diulang dengan hasil yang konsisten oleh pengukur yang berbeda dalam kondisi yang sama. Hal ini memastikan keandalan dan validitas hasil pengukuran.
Pengukuran digunakan dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, teknik, ekonomi, dan banyak lagi. Dengan melakukan pengukuran yang baik, kita dapat memperoleh informasi yang objektif dan akurat untuk pengambilan keputusan, evaluasi, penelitian, atau pemecahan masalah.
Alat ukur yang digunakan yaitu: Penggaris
Penggaris adalah sebuah alat pengukur yang dirancang untuk mendapatkan ukuran panjang. Setiap jenis alat ini mempunyai fungsi yang berbeda, tergantung pada bentuk yang dimilikinya. Saat melakukan pengukuran menggunakan alat ini, arah pandang Anda harus tegak lurus dengan benda yang diukur dan skala yang ditunjukkan pada penggaris. Kalau arah pandang tidak tegak lurus, biasanya akan terjadi kesalahan pengukuran. Hasil yang diperoleh bisa lebih kecil maupun lebih besar dibandingkan dengan ukuran yang sebenarnya. Satuan ukuran pada penggaris adalah centimeter (cm). Skala terkecil alat pengukuran yang satu ini adalah 0,1 cm atau 1 mm. Ketelitian pengukuran alat ini adalah setengah dari skala paling kecil yang dimilikinya, yaitu 0,5 mm. Penggaris mempunyai fungsi utama untuk mengukur panjang atau lebar berbagai bidang datar yang mempunyai dimensi kecil, misalnya ubin atau gambar. Karena skala dan tingkat ketelitiannya, alat ukur yang satu ini lebih cocok digunakan untuk mendapatkan pengukuran beberapa benda tertentu.
0 Orang Menyukai Karya Ini