AI Assistant
Detail Karya Portofolio

Cable Management Station

Muhammad Luthfi Alif Naufal Oleh: Muhammad Luthfi Alif Naufal

Ringkasan Portofolio

Sebagian besar aktivitas rumah tangga membutuhkan energi listrik seperti mencuci baju, menonton TV, mengisi baterai handphone, penerangan rumah serta alat elektronik lainnya. menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) penggunaan terbesar konsumsi energi rumah tangga adalah listrik.

Kabel berantakan merupakan masalah umum yang sering dihadapi di berbagai lingkungan kantor. Ketika kabel-kabel tidak teratur dan tertata dengan baik, risiko terjadinya gangguan jaringan atau bahkan kecelakaan fisik dapat meningkat secara signifikan. Disamping itu, kabel yang berantakan juga dapat menyebabkan kesulitan dalam melakukan perawatan, pemeliharaan, dan penambahan perangkat baru ke dalam jaringan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu produktivitas kantor tetapi juga dapat menimbulkan biaya tambahan akibat kerusakan atau gangguan yang mungkin terjadi. Maka dari itu terciptalah management cable station ini yang berfungsi sebagai merapikan kabel agar lebih rapi secara estetika serta meminimalisir resiko kecelakaan fisik yang disebabkan oleh kabel yang tidak rapi.

 

Deskripsi & Detail Proyek

Sebagian besar aktivitas rumah tangga membutuhkan energi listrik seperti mencuci baju, menonton TV, mengisi baterai handphone, penerangan rumah serta alat elektronik lainnya. menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) penggunaan terbesar konsumsi energi rumah tangga adalah listrik.

Persentase konsumsi energi listrik pada rumah tangga mencapai di angka 50,80% pada 2020. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 48,81%. Bahkan, konsumsi listrik rumah tangga selalu mendominasi dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Kabel berantakan merupakan masalah umum yang sering dihadapi di berbagai lingkungan kantor. Ketika kabel-kabel tidak teratur dan tertata dengan baik, risiko terjadinya gangguan jaringan atau bahkan kecelakaan fisik dapat meningkat secara signifikan. Disamping itu, kabel yang berantakan juga dapat menyebabkan kesulitan dalam melakukan perawatan, pemeliharaan, dan penambahan perangkat baru ke dalam jaringan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu produktivitas kantor tetapi juga dapat menimbulkan biaya tambahan akibat kerusakan atau gangguan yang mungkin terjadi.

Selain itu, kabel berantakan juga dapat mengganggu estetika kantor dan meningkatkan risiko kecelakaan fisik. Kabel yang berjatuhan atau berserakan di sekitar area kerja tidak hanya menciptakan kesan kurang rapi, tetapi juga dapat menjadi bahaya tersendiri bagi karyawan yang mungkin tersandung atau terjatuh akibatnya. Kecelakaan seperti ini tidak hanya dapat menyebabkan cedera, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas kantor secara keseluruhan. 

Maka dari itu terciptalah management cable station ini yang berfungsi sebagai merapikan kabel agar lebih rapi secara estetika serta meminimalisir resiko kecelakaan fisik yang disebabkan oleh kabel yang tidak rapi.

Cable management station ini terdiri dari beberapa komponen 

  1. Body Station, memiliki fungsi sebagai rumah utama bagi kabel kabel.
  2. Cover station, memiliki fungsi sebagai pembuka dan penutup body station agar terlihat lebih rapi serta melindungi kabel dari gangguan yang bersifat fisik
  3. Magnet, memiliki fungsi sebagai penyambung untuk beberapa komponen seperti cover station ke body station dan reel ke body station agar pengaplikasiannya lebih fleksibel.
  4. Cable organizer, memiliki fungsi sebagai pemisah antar kabel satu ke kabel lainnya.
  5. Reel Cable, memiliki fungsi sebagai penggulung kabel agar lebih rapi.
  6. Hinge, sebagai tumpuan dan penyambung antara cover station dan body station.