AI Assistant
Detail Karya Portofolio

Analisis Produk-Produk Cacat pada Casting Plastik

RIO EVANDI Oleh: RIO EVANDI

Ringkasan Portofolio

Pada Portofolio ini, akan membahas tentang 3 analisis kecatatan produk pada pengecoran plastik. Selain membahas kecacatan yang terjadi, tentunya akan dijelaskan juga bagaimana analisis pencegahannya. Yuk kepoin, jangan lupa di-like yaaa!

Deskripsi & Detail Proyek

1. Botol Minum Dengan Cacat SinkMarks di bawahnya

Metode Casting : Blow Casting

Penyebab Utama : Pendinginan Yang Tak Merata

 

Analisis Pencegahan:

  1. Mendesain molding dengan ketebalan dinding yang sama
    Molding dengan ketebalan dinding yang sama dapat lebih meratakan proses pendinginan, sehingga dapat mencegah sink marks. Karena jika tidak merata, bagian dinding yang lebih tipis berakibat pendinginannya terlalu cepat dari pada dinding molding yang lebih tebal. Hal ini lah salah satu penyebab pendinginan yang tidak merata yang berakibat pada kecatatan sink marks yakni penyusutan yang tak merata.

     
  2. Membuat sistem pendinginan yang merata
    Selain mendesain molding dengan ketebalan yang merata, kita juga harus membuat system pendinginan yang optimal. Karena hampir tidak mungkin kita membuat dan mendesain dinding molding dengan kerataan yang sama, apalagi bentuk produk yang sangat kompleks. Nah, setelah mendesain molding dengan tebal dinding yang merata, kita bisa membuat system pendinginan agar molding yang didesain bisa lebih optimal.

     
  3. Menggunakan simulasi untuk pencegahan dan analisis lebih lanjut
    Setelah kita mendesain molding dan system pendinginan, kita juga perlu mensimulasikan di software simulasi untuk memvalidasi dan mengevaluasi jika masih kurang sesuai

 

 

 

2. Ember Dengan Cacat Air Bubble Pada Gagang Telinga Ember 

Metode Casting: Injection casting

Penyebab Utama: Turbulensi aliran yang terjadi saat proses injeksi

AnalisisPencegahan::

  1. Perancangan Gate & Nozzle yang Optimal
    Sebagai Peracang, untuk mencegah adanya turbulensi flow molten, salah satunya dengam merancang Gate dan Nozzle yang Optimal. Gate dirancang untuk memudahkan jalur aliran yang nantinya dilewati oleh molten. Nozzle dirancang untuk mengoptimalkan berapa kecepatan molten yang akan diinjeksikan ke dalam molding

     
  2. Suhu Molten yang Optimal
    Untuk mencegah terjadinya turbulensi aliran, selanjutnya dengan mongoptimalkan suhu molten agar tidak terlalu tinggi. Suhu yang terlalu tinggi akan mengakibatkan molten itu seperti mendidih. Sehingga muncul seperti gelembung gelembung udara yang mengakibatkan cacat air bubble

    .
  3. Desain Produk yang sederhana
    Desain produk yang sederhana juga berpengaruh terhadap flow molten. Jika produk yang didesain dan yang akan di casting itu sangat kompleks, apalagi banyak belokan-belokan dan sudut radius yang tajam. Ini bisa menyebabkan turbulensi aliran molten.

     
  4. Gunakan simulasi
    Yang terkahir, setelah kita merancang Gate & Nozzle serta molding, kita juga harus mensimulasikan proses casting yang akan kita lakukan. Ini bisa menjadi bahan validasi dan evaluasi setelah kita melakukan perancangan

 

 

3. Short Shot Yang Terjadi Pada Box Kontainer Plastik

Metode Casting: Injection casting

Penyebab Utama: Ketidak mampuan molten untuk memenuhi rongga molding

Analisis Pencegahan:

  1. Mendesain molding dengan rongga yang tidak terlalu sempit/ terlalu banyak perubahan ketebalan rongga.
    Rongga molding yang sempit, dapat menyebabkan short shot, bentuknya sangat kompleks. Ini bisa menyebabkan suhu molten sudah turun yang berakibat pada viskositas molten sehingga molten beku sebelum memenuhi seluruh rongga molding
     
  2. Suhu Molten yang Optimal
    Suhu molten yang rendah dapat mengakibatkan molten kurang mampu mencapai bagian-magian ujung dan sempit yang berakibat pada short shot.
     
  3. Naikkan Tekanan Injeksi
    Dengan menaikkan tekanan injeksi, molten dengan mudah mengisi ruang ruang atau rongga-rongga yang ada pada molding. Dengan tekanan meningkat, molten juga akan dipaksa memenuhi seluruh rongga-rongga yang akhirnya dapat mencegah terjadinya short shot.
     
  4. Gunakan Simulasi
    Setelah kita merancang molding, kemudian menentukan suhu molten optimal sesuai properties material, dan kemudian menaikkan tekanan injeksi, kita harus melakukan simulasi melalui software. Ini dapat mempermudah kita untuk memvalidasi dan mengevaluasi dari molding yang kita rancang. Termasuk tekanan injeksi, menaikkan tekanan injeksi juga perlu disimulasikan agar tidak terlalu tinggi yang nantinya bisa mengakibatkan cacat lain seperti flashing

.

 

Video Penjelasan: