Program upgrade skill di bidang engineering, dari dasar hingga mahir.
Program khusus melalui platform mitra resmi dokter mekanik academy seperti Udemy, Prakerja, dan Kampus Merdeka.
Sertifikasi BNSP
Pilih pelatihan dan sertifikasi Nasional BNSP di bidang engineering, rekayasa, manufaktur, dan subsetnya
Lihat SemuaSertifikasi Internasional
Pilih pelatihan dan sertifikasi Internasional di bidang engineering, rekayasa, manufaktur, dan subsetnya
Lihat Semua
Temukan inspirasi dari hasil karya dan pengalaman para alumni dr. Mekanik Academy.
dr. Mekanik Academy tersedia di berbagai platform mitra resmi untuk memudahkan akses pelatihan Anda.
Jelajahi produk dan layanan lainnya dari ekosistem dr. Mekanik untuk solusi bisnis yang komprehensif.
dari dr. Mekanik Academy
Membantu kamu belajar, berkarya, dan bikin projek engineer dengan instan dan presisi!
Kumpulin Token Bareng AI Assistant dr. Mekanik!
Semakin aktif, semakin banyak token yang bisa kamu dapat!
Jurnal ini memberikan tinjauan menyeluruh tentang sistem turbin gas, dengan fokus pada fluida kerja, jenis bahan bakar, metode pendinginan, dan pemilihan material untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi. Dokumen ini menyoroti manfaat penggunaan CO2 superkritis dan campuran gas, fleksibilitas sistem bahan bakar, serta pentingnya teknik pendinginan lanjutan seperti injeksi uap. Teks ini juga membahas mekanisme kegagalan umum pada bilah turbin, seperti kelelahan termal dan stres mekanis, serta menekankan perlunya penelitian berkelanjutan untuk meningkatkan daya tahan dan keberlanjutan turbin. Selain itu, dokumen ini juga membahas pertimbangan lingkungan dan ekonomi dalam pemilihan bahan bakar, dengan mendorong penggunaan sumber bahan bakar alternatif dan berkelanjutan.
Failure test adalah pengujian yang dilakukan untuk menentukan titik kegagalan dari suatu sistem, produk, atau komponen. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk memahami batasan performa atau kekuatan suatu entitas dengan cara membawanya hingga mencapai titik di mana ia tidak lagi berfungsi dengan benar, atau "gagal". Dengan melakukan failure test, kita dapat mengidentifikasi kelemahan potensial dan memperkirakan kapan dan di mana kegagalan akan terjadi dalam situasi nyata.
Beberapa tujuan utama dari failure test adalah:
Mengidentifikasi Kelemahan: Untuk mengetahui komponen atau aspek mana dari sistem yang rentan terhadap kegagalan.
Validasi Desain: Untuk memastikan bahwa produk atau sistem memenuhi spesifikasi yang diharapkan, terutama dalam kondisi ekstrem.
Meningkatkan Kualitas Produk: Dengan mengetahui titik kegagalan, pengembang dapat melakukan perbaikan desain untuk meningkatkan daya tahan dan keandalan produk.
Memprediksi Umur Layanan: Failure test juga membantu memprediksi masa pakai suatu produk atau sistem dengan mengetahui kapan produk mulai mengalami degradasi performa.
Keamanan: Dalam banyak kasus, failure test dilakukan untuk memastikan produk aman digunakan, terutama dalam aplikasi yang kritis terhadap keselamatan, seperti dalam industri otomotif, penerbangan, atau kesehatan.
Contoh failure test termasuk: