AI Assistant
Detail Karya Portofolio

Integrasi Wokwi dengan Backend Virtual Machine

Akpil Mauhib Oleh: Akpil Mauhib

Ringkasan Portofolio

Proyek ini mengintegrasikan simulator perangkat IoT Wokwi dengan backend berbasis Python yang berjalan di Virtual Machine (VM). Backend ini menerima data sensor melalui API dan menyimpannya ke dalam database MySQL. Fitur utama dari proyek ini adalah penerimaan data sensor secara real-time, pengelolaan data menggunakan operasi CRUD (Create, Read, Update, Delete), serta penyimpanan data sensor di database untuk keperluan analisis lebih lanjut. Proyek ini bertujuan untuk mempermudah pengembangan perangkat IoT dengan menggunakan simulasi sebelum implementasi perangkat keras secara fisik.

Deskripsi & Detail Proyek

Deskripsi Proyek :
Proyek ini mengintegrasikan simulator Wokwi dengan backend berbasis Python yang berjalan pada Virtual Machine (VM). Backend ini dirancang untuk menerima data sensor melalui API dan menyimpannya ke dalam database MySQL untuk keperluan analisis dan monitoring.

Fitur Utama :

1. Sistem CRUD (Create, Read, Update, Delete):
Program mendukung pengelolaan data sensor yang meliputi penambahan, pembacaan, pengubahan, dan penghapusan data dari database.

2. API untuk Integrasi Data Sensor:
Backend menerima data sensor melalui endpoint API /akpil/wokwi/wokwiuas. Data diterima dalam format JSON, diverifikasi, dan disimpan ke database.

3. Database Terintegrasi:
Data sensor disimpan dalam tabel sensor_data yang berisi informasi nama sensor dan jarak (distance) yang terdeteksi.

4. Komponen Teknologi

  • Bahasa Pemrograman: Python
  • Framework: Flask untuk pengembangan API.
  • Database: MySQL untuk menyimpan data sensor.
  • Simulator IoT: Wokwi sebagai sumber data simulasi.
  • Virtual Machine: Menyediakan lingkungan server untuk menjalankan aplikasi backend.

Fungsi Utama :

1. CRUD Operations

  • Menambah data sensor secara manual melalui CLI.
  • Membaca seluruh data sensor yang tersimpan di database.
  • Mengubah data berdasarkan ID.
  • Menghapus data berdasarkan ID.

2. API Endpoint

  • Endpoint: /akpil/wokwi/wokwiuas
  • Method: POST
  • Payload: { "sensor_name": "ultrasonic", "value": 25.5 }
  • Respon:
    • 200 OK: Jika data berhasil diterima dan disimpan.
    • 400 Bad Request: Jika sensor tidak dikenal.
    • 500 Internal Server Error: Jika terjadi kesalahan pada server.

Keberhasilan Proyek :

  1. Integrasi Berhasil: Data dari Wokwi diterima backend dan disimpan dalam database MySQL tanpa kendala.
  2. Pengujian API: Endpoint diuji menggunakan Postman dan berhasil menerima data sensor dalam berbagai skenario.
  3. Pengelolaan Data: Sistem CRUD yang sederhana namun efektif untuk mengelola data sensor.

Manfaat Proyek :

  1. Pengelolaan Data yang Mudah: Data sensor dapat dikelola secara efisien melalui API dan CLI.
  2. Efisiensi Prototyping: Memanfaatkan simulasi di Wokwi untuk mempercepat pengembangan sebelum implementasi perangkat keras.
  3. Skalabilitas: Struktur sistem mendukung pengembangan lebih lanjut, seperti integrasi dengan dashboard monitoring atau analitik data.

Kesimpulan :
Proyek ini membuktikan efisiensi integrasi antara simulator perangkat keras (Wokwi) dan aplikasi backend berbasis VM. Dengan arsitektur ini, pengembangan perangkat IoT menjadi lebih cepat, terorganisasi, dan hemat biaya.