AI Assistant
Detail Karya Portofolio

sistem pendeteksi suhu dan kelembaban tanah

Fikri Khoerul Azmi Oleh: Fikri Khoerul Azmi

Ringkasan Portofolio

Rancangan sistem pendeteksi suhu dan kelembaban berbasis IoT dengan integrasi ThingSpeak dirancang untuk memonitor kondisi lingkungan secara real-time. Sistem ini menggunakan sensor suhu dan kelembaban seperti DHT11 atau DHT22 yang dihubungkan dengan mikrokontroler ESP32. Data yang diukur oleh sensor akan dikirimkan secara otomatis ke platform ThingSpeak melalui koneksi Wi-Fi untuk pemantauan dan analisis data.

Deskripsi & Detail Proyek

Deskripsi Lengkap
Sistem pendeteksi suhu dan kelembaban berbasis IoT dengan ThingSpeak bertujuan untuk memberikan solusi monitoring lingkungan yang praktis dan efisien. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama:

  1. Sensor: Sensor DHT11 atau DHT22 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban. Sensor ini memiliki akurasi yang cukup baik dan mudah diintegrasikan dengan mikrokontroler.
  2. Mikrokontroler: ESP32 dipilih sebagai pusat kendali karena memiliki kemampuan Wi-Fi bawaan yang memungkinkan pengiriman data ke platform IoT.
  3. Platform IoT: ThingSpeak digunakan sebagai platform untuk menyimpan, menganalisis, dan menampilkan data dalam bentuk grafik yang dapat diakses secara online melalui perangkat apa pun.
  4. Catu Daya: Sistem dapat menggunakan sumber daya dari baterai, power bank, atau adaptor untuk mendukung mobilitas.

Fitur Utama:

  • Pengiriman Data Real-time: Data suhu dan kelembaban dikirim ke ThingSpeak dalam interval tertentu.
  • Visualisasi Data: ThingSpeak menyediakan tampilan grafik data historis yang membantu dalam analisis tren.
  • Notifikasi dan Automasi: Sistem dapat diperluas dengan menambahkan notifikasi, seperti melalui email atau aplikasi lain, serta integrasi dengan perangkat lain untuk respons otomatis.

Manfaat:

  • Mempermudah pemantauan suhu dan kelembaban pada lokasi tertentu, seperti rumah kaca, gudang, atau area pertanian.
  • Meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan berdasarkan data lingkungan yang akurat.
  • Mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik dengan sistem IoT yang terhubung.

Jika diperlukan, sistem ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan sensor lain atau kemampuan untuk berkomunikasi dengan perangkat IoT lainnya.

 

Daftar Pustaka

N. K. Ningrum, I. Utomo, W. Mulyono, D. Kurniawan, and Z. Umami, “Sistem Monitoring Kelembaban Tanaman Berbasis IoT Berdasarkan Pengukuran Suhu dan Kelembaban Tanah dengan Algoritma Fuzzy Logic,” Universitas Dian Nuswantoro, pp. 554–559, 2022.

 

A. Thoriq, L. Hasta Pratopo, R. Mulya Sampurno, S. Hisyam Shafiyullah, and I. Artikel, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Tanah Berbasis Internet of Things”, doi: 10.19028/jtep.10.3.268-280.