AI Assistant
Detail Karya Portofolio

DESAIN BASE MOLD BOTTOM BASE ANEMOMETER HYBRID

m. fajar pahlevi Oleh: m. fajar pahlevi

Ringkasan Portofolio

Desain base mold untuk bottom base anemometer hybrid dirancang untuk proses injection molding yang efisien. Komponen ini memiliki geometri simetris dengan fitur slot sensor, titik pemasangan, dan saluran drainase untuk mendukung stabilitas, perlindungan elektronik, dan kemudahan perakitan. Menggunakan material tahan cuaca seperti ABS atau polycarbonate, desainnya mengutamakan kekuatan struktural, ketahanan, dan produksi massal yang konsisten.

Deskripsi & Detail Proyek

Desain base mold untuk bottom base anemometer hybrid dirancang secara presisi untuk mendukung proses manufaktur yang efisien melalui teknik injection molding. Komponen ini berfungsi sebagai pondasi utama perangkat anemometer, yang menjadi titik penopang untuk struktur lainnya seperti baling-baling, sensor, dan sayap delta.

Spesifikasi Desain

Geometri dan Dimensi

  • Memiliki bentuk dasar yang simetris untuk menjaga kestabilan alat, baik saat digunakan di lingkungan angin rendah maupun tinggi.
  • Dimensi disesuaikan untuk meminimalkan penggunaan material tanpa mengurangi kekuatan struktural.

Fitur Desain

  • Slot Sensor dan Komponen Elektronik: Termasuk ruang atau jalur untuk penempatan sensor magnetik dan kabel Arduino secara terintegrasi, memastikan akses mudah dalam perakitan dan perawatan.
  • Mounting Points: Dilengkapi dengan titik-titik pemasangan untuk memastikan komponen lain, seperti baling-baling dan tiang penyangga, terpasang dengan kokoh.
  • Drainage System: Saluran kecil untuk mencegah akumulasi air, menjaga komponen elektronik tetap aman dari kerusakan akibat kelembapan.

Material

  • Menggunakan material ABS atau polycarbonate, yang memiliki kombinasi ketahanan mekanis, kemampuan tahan cuaca, dan kemudahan dalam proses injection molding.

Fokus pada Proses Injection Molding

Desain Mold

  • Split Mold: Desain dua bagian (core dan cavity) untuk memudahkan pelepasan komponen setelah proses cetak.
  • Draft Angle: Kemiringan sisi mold diatur agar memungkinkan pelepasan bottom base dari mold tanpa merusak struktur permukaan.
  • Runner dan Gate: Sistem aliran material dirancang agar distribusi material plastik merata ke seluruh bagian mold, mengurangi kemungkinan cacat cetak.

Efisiensi Produksi

  • Minim Waste: Optimasi desain untuk mengurangi limbah material selama proses cetak.
  • Cycle Time Cepat: Geometri sederhana dengan detail yang relevan untuk mempercepat waktu siklus injeksi.

Keunggulan Desain Bottom Base

  • Kekuatan Struktural Tinggi: Mendukung stabilitas perangkat meski di lingkungan berangin.
  • Kompatibilitas Komponen: Dirancang agar kompatibel dengan komponen lain dalam sistem anemometer.
  • Tahan Lama: Material dan desain mendukung daya tahan untuk penggunaan jangka panjang.

Desain base mold ini memastikan bahwa bottom base anemometer hybrid dapat diproduksi secara massal dengan konsistensi tinggi dan biaya yang efisien, tanpa mengorbankan kualitas atau fungsionalitas.